Bobot variator merupakan faktor kunci dalam penyetelan sistem Variomatic skuter dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap putaran mesin saat start (RPM), perilaku perpindahan gigi, serta akselerasi. Rol berkualitas tinggi dari POLINI dan MALOSSI memastikan penyetelan yang presisi dan performa yang konsisten.
Bobot variator memainkan “peran” yang sangat penting dalam penyetelan sistem Variomatic skuter.
Sebagai aturan umum: Semakin ringan set rolnya, semakin tinggi RPM yang diperlukan untuk mendorong rol ke luar melalui gaya sentrifugal dan dengan demikian memicu “proses perpindahan gigi.” Sebaliknya, roller yang berat membutuhkan RPM yang lebih rendah untuk menggerakkan mekanisme tersebut. Artinya, dengan roller yang ringan, skuter hanya mulai bergerak pada RPM awal yang lebih tinggi, sedangkan dengan roller yang berat, skuter mulai bergerak bahkan pada RPM yang lebih rendah.
RPM awal yang disukai bervariasi dari orang ke orang. Tentu saja, bobot mana yang paling cocok juga bergantung pada tingkat penyetelan, berat pengendara, dan faktor-faktor lainnya. Mengingat banyaknya produk berkualitas rendah di pasaran, kami sangat merekomendasikan Variorollen dari produsen ternama POLINI dan MALOSSI, yang berkualitas tinggi dan harganya terjangkau.
Sebagai aturan umum:
Jenis mesin: MINARELLI 15x12, MORINI 17x12, KYMCO / PEUGEOT / HONDA / PIAGGIO / GILERA hingga tahun 1998 16x13, PIAGGIO / GILERA mulai tahun 1998 ke atas 19x15,5
Variator Sport: POLINI / MALOSSI 16x13, HEBO 17x12, TOP PERFORMANCE 15x12
TIPS SIP:
- Dengan menyesuaikan Rol Variator, setiap skuter dapat disetel secara sangat spesifik sesuai dengan output mesin dan tujuan penggunaannya. Namun, perlu diingat: Semakin agresif penyetelan mesin, semakin sensitif skuter bereaksi terhadap perbedaan berat rol. Oleh karena itu, sebaiknya hindari penggunaan rol dengan berat yang terlalu berbeda. Penyesuaian variator yang presisi selalu memberikan hasil yang baik, memastikan bahwa mesin tidak membuang tenaga secara sia-sia pada RPM tinggi atau kehilangan torsi pada putaran rendah akibat perpindahan gigi yang terlalu dini.